Tampilkan postingan dengan label Metalhead indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metalhead indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Juli 2013

Beside - Againts Ourselves 2008


Beside - Againts Ourselves 2008



Band Name - Beside
Album Title - Againts Ourselves
Release Year - 2008
Release Labels -
Genre - Death Metal/Hardcore
Band From - Bandung
Bit Rate - 128 Kbps VBR
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover Incl. - Front Cover
Uploaded By * BKC
Website

- Track Song -

01 Intro
02 The End Of Pain
03 The Holly Man
04 Sisi Kelam
05 7 Deadly Sins
06 Aku Adalah Tuhan
07 Testimony Penyesalan
08 Dosa Adalah Sahabat
09 All Of My Hate
10 Sincerity
11 My Black Diary
12 Outro

Catatan Kecil
Nama band ini mencuat saat pertama kali melakukan Launching Album ini yang ternyata meminta Tumbal 11 Nyawa !! yang tewas saat berlangsungnya launching esebuah Nilai yang sangat mahal untuk Menghargai sebuah karya seni. Band Hardcore Death Metal yang Cukup Kontroversial dengan Lirik2 lagunya Lumayan Mengundang Cibiran dari Masyarakat Awam Khususnya yang belum bisa mencerna Bahasa Sarkatis mereka. permainannya sedikit mengingatkan dengan gaya bermainnya Burgerkill, Caliban Hingga Malevolent Creation yow ...
( Notes By. Jennifer Angel )

- Download -
Mirror.:: TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG ::.

Burger Kill - Beyond Coma And Despair 2006


Burger Kill - Beyond Coma And Despair 2006



Band Name - Burger Kill
Album Title - Beyond Coma And Despair
Release Year - 2006
Release Labels - Revolt! Records
Genre - Metalcore
Band From - Bandung
Bit Rate - 128 Kbps VBR
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover Incl. Front Cover
Uploaded By Jennifer Angel
Website

- Track Song -

01 Darah Hitam Kebencian
02 We Will Bleed
03 Shadow of Sorrow
04 Laknat
05 Angkuh
06 Suffer To Death
07 Anjing Tanah
08 Last Escape
09 Agony Remain Insane
10 Atur Aku ( Puppen Cover )
11 Beyond Coma And Despair
12 Unblessing Life

Info
Ini merupakan sebuah cerita pendek dari 12 tahun perjalanan karir bermusik dari sebuah band super keras yang telah menjadi fenomena di populasi musik keras khususnya di Indonesia. Sebuah band yang namanya diambil dari selewengan sebuah nama restaurant fast food asal Amerika, ya mereka adalah Burgerkill band asal origin Ujungberung, tempat orisinil tumbuh dan berkembangnya komunitas Death Metal / Grindcore di daerah timur kota Bandung. Band lulusan scene Uber ( nama keren Ujungberung ) selalu dilengkapi gaya Stenografi Tribal dan musik agresif yang super cepat, Jasad, Forgotten, Disinfected, dan Infamy to name a few.

Burgerkill berdiri pada bulan Mei 1995 berawal dari Eben, scenester dari Jakarta yang pindah ke Bandung untuk melanjutkan sekolahnya. Dari sekolah itulah Eben bertemu dengan Ivan, Kimung, dan Dadan sebagai line-up pertamanya. Band ini memulai karirnya sebagai sebuah side project yang ga punya juntrungan, just a bunch of metal kids jamming their axe-hard sambil menunggu band orisinilnya dapat panggilan manggung. Tapi tidak buat Eben, dia merasa bahwa band ini adalah hidupnya dan berusaha berfikir keras agar Burgerkill dapat diakui di komunitasnya. Ketika itu mereka lebih banyak mendapat job manggung di Jakarta melalui koneksi Hardcore friends Eben, dari situlah antusiasme masyarakat underground terhadap Burgerkill dimulai dan fenomena musik keras tanpa sadar telah lahir di Indonesia.

Walhasil line-up awal band ini pun tidak berjalan mulus, sederet nama musisi underground pernah masuk jajaran member Burgerkill sampai akhirnya tiba di line-up solid saat ini. Ketika dimulai tahun 1995 mereka hanya berpikir untuk manggung, pulang, latihan, manggung lagi dst. Tidak ada yang lain di benak mereka, tapi semuanya berubah ketika mereka berhasil merilis single pertamanya lewat underground phenomenon Richard Mutter yang merilis kompilasi cd band-band Bandung pada awal 1997. Nama lain seperti Full Of Hate, Puppen, dan Cherry Bombshell juga bercokol di kompilasi yang berjudul "Masaindahbangetsekalipisan" tersebut. Memang masa itu masa indah musik underground. Everything is new and new things stoked people! Tidak tanggung lagu Revolt! dari Burgerkill menjadi nomor pembuka di album yang terjual 1000 keping dalam waktu singkat ini.

Setelah mengenal nikmatnya menggarap rekaman, anak anak ini tidak pernah merasa ingin berhenti, dan pada akhir tahun 1997 mereka kembali ikut serta dalam kompilasi "Breathless" dengan menyertakan lagu "Offered Sucks" didalamnya. Awal tahun 1998 perjalanan mereka berlanjut dengan rilisan single Blank Proudness, pada kompilasi band-band Grindcore Ujungberung berjudul "Independent Rebel". Yang ketika itu dirilis oleh semua major label dengan distribusi luas di Indonesia dan juga di Malaysia. Setelah itu nama Burgerkill semakin banyak menghias concert flyers di seputar komunitas musik underground. The Antics went higher, semakin banyak fans berat menunggu kehadiran mereka diatas panggung. Burgerkill sang Hardcore Begundal!

Disekitar awal tahun 1999, mereka mendapat tawaran dari perusahaan rekaman independent Malaysia, Anak Liar Records yang berakhir dengan deal merilis album Three Ways Split bersama dengan band Infireal (Malaysia) dan Watch It Fall (Perancis). Hubungan dengan network underground di Malaysia dan Singapura berlanjut terus hingga sekarang. Burgerkill menjadi langganan cover zine independent di negara-negara tersebut dan berimbas dengan terus bertambahnya fans mereka dari negeri Jiran. Di tahun 2000, akhirnya Burgerkill berhasil merilis album perdana mereka dengan title "Dua Sisi" dan 5000 kaset yang di cetak oleh label indie asal Bandung, Riotic Records ludes habis dilahap penggemar fanatik yang sudah tidak sabar menunggu sejak lama. Di tahun yang sama, band ini juga merilis single "Everlasting Hope Never Ending Pain" lewat kompilasi "Ticket To Ride", sebuah album yang benefitnya disumbangkan untuk pembangunan sebuah skatepark di kota Bandung.

Single terakhir menjadi sebuah jembatan ke era baru Burgerkill, dimana masa awal mereka lagu-lagu tercipta hasil dari pengaruh band-band Oldschool Hardcore, Name it: Minor Threat, 7 Seconds, Gorilla Biscuits, Youth of Today, Sick of it All, Insted, Etc. Seiring dengan waktu, mereka mulai untuk membuka pengaruh lain. Masuklah pengaruh dari band band Modern Metal dan Newschool Hardcore dengan beat yang lebih cepat dan lebih agresif, selain itu juga riff-riff powerchord yang enerjik menjadi bagian kental pada lagu-lagu Burgerkill serta dilengkapi oleh fill-in gitar yang lebih menarik. Anak-anak ini memang tidak pernah puas dengan apa yang mereka hasilkan, mereka selalu ingin berbuat lebih dengan terus membuka diri pada pengaruh baru. Hampir semua format musik keras dilahap dan di interprestasikan kedalam lagu, demikianlah Burgerkill berkembang menjadi semakin terasah dan dewasa. Lagu demi lagu mereka kumpulkan untuk menjadi sebuah materi lengkap rilisan album kedua.

Beberapa Mainstream Achievement pun sempat mereka rasakan, salah satunya menjadi nominator Band Independent Terbaik ala majalah NewsMusik di tahun 2000. Awal tahun 2001 pun mereka berhasil melakukan kerjasama dengan sebuah perusahaan produk sport apparel asal Amerika: PUMA yang selama 1 tahun mensupport setiap kali Burgerkill melakukan pementasan. Dan sejak Oktober 2002 sebuah produk clothing asal Australia: INSIGHT juga mensupport dalam setiap penampilan mereka.

Pertengahan Juni 2003, Burgerkill menjadi band Hardcore pertama di Indonesia yang menandatangani kontrak sebanyak 6 album dengan salah satu major label terbesar di negeri ini, Sony Music Entertainment Indonesia. Dan setelah itu akhir tahun 2003, Burgerkill berhasil merilis album kedua mereka dengan title "Berkarat". Lagu-lagu pada album ini jauh lebih progressif dan penuh dengan teknik yang lebih terasah dibandingkan album sebelumnya. Hampir tidak ada lagi nuansa straight forward dan moshpart sederhana ala band standard Hardcore yang tercermin dari single-single awal mereka. Pada sector vocal dengan tetap mengedepankan nuansa depresif dan kelam, karakter vocal Ivan sang vokalis Bengal lebih berani dimunculkan dengan penulisan bahasa pertiwi dan artikulasi kata yang lebih jelas. Dan di sector musik pun, Toto, Eben, Andris dan gitaris baru mereka Agung semakin berani menjelajahi daerah-daerah baru yang sebelumnya tidak pernah dijajaki kelompok musik keras manapun di Indonesia.

Sebuah kejutan hadir pada pertengahan tahun 2004, lewat album "Berkarat" Burgerkill masuk kedalam salahsatu nominasi dalam salah satu event Achievement musik terbesar di Indonesia "Ami Awards". Dan secara mengejutkan mereka berhasil menyabet award tahunan tersebut untuk kategori "Best Metal Production". Sebuah prestasi yang mungkin tidak pernah terlintas di benak mereka, dan bagi mereka hal tersebut merupakan sebuah tanggung jawab besar yang harus mereka buktikan melalui karya-karya mereka selanjutnya.

Di awal tahun 2005 di tengah kesibukan mereka mempersiapkan materi untuk album ketiga, Toto memutuskan untuk meninggalkan band yang telah selama 9 tahun dia bangun bersama. Namun kejadian ini tidak membuat anak-anak Burgerkill putus semangat, mereka kembali merombak formasinya dengan memindahkan Andris dari posisi Bass ke posisi Drums dan terus melanjutkan proses penulisan lagu dengan menggunakan additional bass player. Sejalan dengan selesainya penggarapan materi album ketiga, tepatnya November 2005, Burgerkill memutuskan kontrak kerjasama dengan Sony Music Entertainment Indonesia dikarenakan tidak adanya kesepakatan dalam pengerjaan proyek album ketiga. So guys...these kids always have a great spirit to keep blowing their power, dan akhirnya mereka sepakat untuk tetap merilis album ke-3 "Beyond Coma And Despair" di bawah label mereka sendiri Revolt! Records di pertengahan Agustus 2006. Album ketiga yang memiliki arti sangat dalam bagi semua personil Burgerkill baik secara sound, struktur, dan format musik yang mereka suguhkan sangat berbeda dengan dua album sebelumnya. Materi yang lebih berat, tegas, teknikal, dan berani mereka suguhkan dengan maksimal disetiap track-nya.

Namun tak ada gading yang tak patah, sebuah musibah terbesar dalam perjalanan karir mereka pun tak terelakan, Ivan sang vokalis akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya ditengah-tengah proses peluncuran album baru mereka di akhir Juli 2006. Peradangan pada otaknya telah merenggut nyawa seorang ikon komunitas musik keras di Indonesia. Tanpa disadari semua penulisan lirik Ivan pada album ini seolah-olah mengindikasikan kondisi Ivan saat itu, dilengkapi alur cerita personal dan depresif yang terselubung sebagai tanda perjalanan akhir dari kehidupannya. "Beyond Coma And Despair" sebuah album persembahan terakhir bagi Ivan Scumbag yang selama ini telah menjadi seorang teman, sahabat, saudara yang penuh talenta dan dedikasi dengan disertai karakter karya yang mengagumkan. Burgerkill pun berduka, namun mereka tetap yakin untuk terus melanjutkan perjalanan karir bermusik yang sudah lebih dari 1 dekade mereka jalani, dan sudah tentu dengan menghadirkan seorang vokalis baru dalam tubuh mereka saat ini. Akhirnya setelah melewati proses Audisi Vokal, mereka menemukan Vicki sebagai Frontman baru untuk tahap berikutnya dalam perjalanan karir mereka.

Dan pada awal Januari 2007 mereka telah sukses menggelar serangkaian tour di kota-kota besar di Pulau Jawa dan Bali dalam rangka mempromosikan album baru mereka. Target penjualan tiket di setiap kota yang didatangi selalu mampu mereka tembus, dan juga ludesnya penjualan tiket di beberapa kota menandakan besarnya antusiasme masyarakat musik cadas di Indonesia terhadap penampilan Burgerkill. A written story just wouldn't enough, tunggu kejutan dan dengarkan album baru mereka, tonton konsernya dan rasakan sensai musik keras yang tak akan kamu lupakan...BURGERKILL HARDCORE BEGUNDAL IN YOUR FACE, WHATEVER!!!
( Notes By Burger Kill Official )

- Download -
.:: TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG ::.

Burger Kill - Berkarat 2003


Burger Kill - Berkarat 2003



Band Name - Burger Kill
Album Title - Berkarat
Release Year - 2003
Release Labels - Sony Music Ent. Indonesia
Genre - Metalcore
Band From - Bandung
Bit Rate - 128 Kbps VBR
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover Incl. Front Cover
Uploaded By Jennifer Angel
Website

- Track Song -

01 Terlilit Asa
02 Penjara Batin
03 Berkarat
04 Luka
05 Tinggalkan Aku Terdiam
06 Resah Dera Jiwa
07 Hilang
08 Sejuk Sebuah Dosa
09 Gelap Tanpa Akhir
10 Tiga Titik Hitam Feat. Fadly PADI

Info
Ini merupakan sebuah cerita pendek dari 12 tahun perjalanan karir bermusik dari sebuah band super keras yang telah menjadi fenomena di populasi musik keras khususnya di Indonesia. Sebuah band yang namanya diambil dari selewengan sebuah nama restaurant fast food asal Amerika, ya mereka adalah Burgerkill band asal origin Ujungberung, tempat orisinil tumbuh dan berkembangnya komunitas Death Metal / Grindcore di daerah timur kota Bandung. Band lulusan scene Uber ( nama keren Ujungberung ) selalu dilengkapi gaya Stenografi Tribal dan musik agresif yang super cepat, Jasad, Forgotten, Disinfected, dan Infamy to name a few.

Burgerkill berdiri pada bulan Mei 1995 berawal dari Eben, scenester dari Jakarta yang pindah ke Bandung untuk melanjutkan sekolahnya. Dari sekolah itulah Eben bertemu dengan Ivan, Kimung, dan Dadan sebagai line-up pertamanya. Band ini memulai karirnya sebagai sebuah side project yang ga punya juntrungan, just a bunch of metal kids jamming their axe-hard sambil menunggu band orisinilnya dapat panggilan manggung. Tapi tidak buat Eben, dia merasa bahwa band ini adalah hidupnya dan berusaha berfikir keras agar Burgerkill dapat diakui di komunitasnya. Ketika itu mereka lebih banyak mendapat job manggung di Jakarta melalui koneksi Hardcore friends Eben, dari situlah antusiasme masyarakat underground terhadap Burgerkill dimulai dan fenomena musik keras tanpa sadar telah lahir di Indonesia.

Walhasil line-up awal band ini pun tidak berjalan mulus, sederet nama musisi underground pernah masuk jajaran member Burgerkill sampai akhirnya tiba di line-up solid saat ini. Ketika dimulai tahun 1995 mereka hanya berpikir untuk manggung, pulang, latihan, manggung lagi dst. Tidak ada yang lain di benak mereka, tapi semuanya berubah ketika mereka berhasil merilis single pertamanya lewat underground phenomenon Richard Mutter yang merilis kompilasi cd band-band Bandung pada awal 1997. Nama lain seperti Full Of Hate, Puppen, dan Cherry Bombshell juga bercokol di kompilasi yang berjudul "Masaindahbangetsekalipisan" tersebut. Memang masa itu masa indah musik underground. Everything is new and new things stoked people! Tidak tanggung lagu Revolt! dari Burgerkill menjadi nomor pembuka di album yang terjual 1000 keping dalam waktu singkat ini.

Setelah mengenal nikmatnya menggarap rekaman, anak anak ini tidak pernah merasa ingin berhenti, dan pada akhir tahun 1997 mereka kembali ikut serta dalam kompilasi "Breathless" dengan menyertakan lagu "Offered Sucks" didalamnya. Awal tahun 1998 perjalanan mereka berlanjut dengan rilisan single Blank Proudness, pada kompilasi band-band Grindcore Ujungberung berjudul "Independent Rebel". Yang ketika itu dirilis oleh semua major label dengan distribusi luas di Indonesia dan juga di Malaysia. Setelah itu nama Burgerkill semakin banyak menghias concert flyers di seputar komunitas musik underground. The Antics went higher, semakin banyak fans berat menunggu kehadiran mereka diatas panggung. Burgerkill sang Hardcore Begundal!

Disekitar awal tahun 1999, mereka mendapat tawaran dari perusahaan rekaman independent Malaysia, Anak Liar Records yang berakhir dengan deal merilis album Three Ways Split bersama dengan band Infireal (Malaysia) dan Watch It Fall (Perancis). Hubungan dengan network underground di Malaysia dan Singapura berlanjut terus hingga sekarang. Burgerkill menjadi langganan cover zine independent di negara-negara tersebut dan berimbas dengan terus bertambahnya fans mereka dari negeri Jiran. Di tahun 2000, akhirnya Burgerkill berhasil merilis album perdana mereka dengan title "Dua Sisi" dan 5000 kaset yang di cetak oleh label indie asal Bandung, Riotic Records ludes habis dilahap penggemar fanatik yang sudah tidak sabar menunggu sejak lama. Di tahun yang sama, band ini juga merilis single "Everlasting Hope Never Ending Pain" lewat kompilasi "Ticket To Ride", sebuah album yang benefitnya disumbangkan untuk pembangunan sebuah skatepark di kota Bandung.

Single terakhir menjadi sebuah jembatan ke era baru Burgerkill, dimana masa awal mereka lagu-lagu tercipta hasil dari pengaruh band-band Oldschool Hardcore, Name it: Minor Threat, 7 Seconds, Gorilla Biscuits, Youth of Today, Sick of it All, Insted, Etc. Seiring dengan waktu, mereka mulai untuk membuka pengaruh lain. Masuklah pengaruh dari band band Modern Metal dan Newschool Hardcore dengan beat yang lebih cepat dan lebih agresif, selain itu juga riff-riff powerchord yang enerjik menjadi bagian kental pada lagu-lagu Burgerkill serta dilengkapi oleh fill-in gitar yang lebih menarik. Anak-anak ini memang tidak pernah puas dengan apa yang mereka hasilkan, mereka selalu ingin berbuat lebih dengan terus membuka diri pada pengaruh baru. Hampir semua format musik keras dilahap dan di interprestasikan kedalam lagu, demikianlah Burgerkill berkembang menjadi semakin terasah dan dewasa. Lagu demi lagu mereka kumpulkan untuk menjadi sebuah materi lengkap rilisan album kedua.

Beberapa Mainstream Achievement pun sempat mereka rasakan, salah satunya menjadi nominator Band Independent Terbaik ala majalah NewsMusik di tahun 2000. Awal tahun 2001 pun mereka berhasil melakukan kerjasama dengan sebuah perusahaan produk sport apparel asal Amerika: PUMA yang selama 1 tahun mensupport setiap kali Burgerkill melakukan pementasan. Dan sejak Oktober 2002 sebuah produk clothing asal Australia: INSIGHT juga mensupport dalam setiap penampilan mereka.

Pertengahan Juni 2003, Burgerkill menjadi band Hardcore pertama di Indonesia yang menandatangani kontrak sebanyak 6 album dengan salah satu major label terbesar di negeri ini, Sony Music Entertainment Indonesia. Dan setelah itu akhir tahun 2003, Burgerkill berhasil merilis album kedua mereka dengan title "Berkarat". Lagu-lagu pada album ini jauh lebih progressif dan penuh dengan teknik yang lebih terasah dibandingkan album sebelumnya. Hampir tidak ada lagi nuansa straight forward dan moshpart sederhana ala band standard Hardcore yang tercermin dari single-single awal mereka. Pada sector vocal dengan tetap mengedepankan nuansa depresif dan kelam, karakter vocal Ivan sang vokalis Bengal lebih berani dimunculkan dengan penulisan bahasa pertiwi dan artikulasi kata yang lebih jelas. Dan di sector musik pun, Toto, Eben, Andris dan gitaris baru mereka Agung semakin berani menjelajahi daerah-daerah baru yang sebelumnya tidak pernah dijajaki kelompok musik keras manapun di Indonesia.

Sebuah kejutan hadir pada pertengahan tahun 2004, lewat album "Berkarat" Burgerkill masuk kedalam salahsatu nominasi dalam salah satu event Achievement musik terbesar di Indonesia "Ami Awards". Dan secara mengejutkan mereka berhasil menyabet award tahunan tersebut untuk kategori "Best Metal Production". Sebuah prestasi yang mungkin tidak pernah terlintas di benak mereka, dan bagi mereka hal tersebut merupakan sebuah tanggung jawab besar yang harus mereka buktikan melalui karya-karya mereka selanjutnya.

Di awal tahun 2005 di tengah kesibukan mereka mempersiapkan materi untuk album ketiga, Toto memutuskan untuk meninggalkan band yang telah selama 9 tahun dia bangun bersama. Namun kejadian ini tidak membuat anak-anak Burgerkill putus semangat, mereka kembali merombak formasinya dengan memindahkan Andris dari posisi Bass ke posisi Drums dan terus melanjutkan proses penulisan lagu dengan menggunakan additional bass player. Sejalan dengan selesainya penggarapan materi album ketiga, tepatnya November 2005, Burgerkill memutuskan kontrak kerjasama dengan Sony Music Entertainment Indonesia dikarenakan tidak adanya kesepakatan dalam pengerjaan proyek album ketiga. So guys...these kids always have a great spirit to keep blowing their power, dan akhirnya mereka sepakat untuk tetap merilis album ke-3 "Beyond Coma And Despair" di bawah label mereka sendiri Revolt! Records di pertengahan Agustus 2006. Album ketiga yang memiliki arti sangat dalam bagi semua personil Burgerkill baik secara sound, struktur, dan format musik yang mereka suguhkan sangat berbeda dengan dua album sebelumnya. Materi yang lebih berat, tegas, teknikal, dan berani mereka suguhkan dengan maksimal disetiap track-nya.

Namun tak ada gading yang tak patah, sebuah musibah terbesar dalam perjalanan karir mereka pun tak terelakan, Ivan sang vokalis akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya ditengah-tengah proses peluncuran album baru mereka di akhir Juli 2006. Peradangan pada otaknya telah merenggut nyawa seorang ikon komunitas musik keras di Indonesia. Tanpa disadari semua penulisan lirik Ivan pada album ini seolah-olah mengindikasikan kondisi Ivan saat itu, dilengkapi alur cerita personal dan depresif yang terselubung sebagai tanda perjalanan akhir dari kehidupannya. "Beyond Coma And Despair" sebuah album persembahan terakhir bagi Ivan Scumbag yang selama ini telah menjadi seorang teman, sahabat, saudara yang penuh talenta dan dedikasi dengan disertai karakter karya yang mengagumkan. Burgerkill pun berduka, namun mereka tetap yakin untuk terus melanjutkan perjalanan karir bermusik yang sudah lebih dari 1 dekade mereka jalani, dan sudah tentu dengan menghadirkan seorang vokalis baru dalam tubuh mereka saat ini. Akhirnya setelah melewati proses Audisi Vokal, mereka menemukan Vicki sebagai Frontman baru untuk tahap berikutnya dalam perjalanan karir mereka.

Dan pada awal Januari 2007 mereka telah sukses menggelar serangkaian tour di kota-kota besar di Pulau Jawa dan Bali dalam rangka mempromosikan album baru mereka. Target penjualan tiket di setiap kota yang didatangi selalu mampu mereka tembus, dan juga ludesnya penjualan tiket di beberapa kota menandakan besarnya antusiasme masyarakat musik cadas di Indonesia terhadap penampilan Burgerkill. A written story just wouldn't enough, tunggu kejutan dan dengarkan album baru mereka, tonton konsernya dan rasakan sensai musik keras yang tak akan kamu lupakan...BURGERKILL HARDCORE BEGUNDAL IN YOUR FACE, WHATEVER!!!
( Notes By Burger Kill Official )

- Download -

.:: TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG ::.

Jasad - Witness of Perfect Torture 2001


Jasad - Witness of Perfect Torture 2001



Band Name - Jasad
Album Title - Witness of Perfect Torture
Release Year - 2001
Release Labels - Rottrevore Records
Genre - Brutal Death Metal
Band From - Bandung
Bit Rate - 128 Kbps VBR
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover - Front - Back Cover
Uploaded By * Jennifer Angel
Website

- Track Song -

01 Diamaton
02 Ripping The Pregnant
03 Ejaculate On Rottrevore
04 The Amelia's Revenge
05 Urine Campur Nanah
06 Belati Berkarat
07 Witness Of Perfect Torture

Catatan Kecil
Inilah Band Bandung yang Gw banggakan dengan Gaya bermainnya era Demo awalnya, en kini Musik mereka telah mengalami Progress yang Dasyat, mungkin diawal Gebrakan mereka pengaruh berat Napalm Death amat terasa pada Karakter Musiknya, But Album ini Kesan itu telah hilang karena seiring berjalannya usia serta kematangan band, Jasad memberikan Sentuhan Brutal Death Metal yang Technical abis ala Suffocation, Dying Fetus Hingga Infernal Torment bisa gw rasakan dalam setiap alur musiknya yang tergolong keren waktu itu. sebuah album yang kian menunjukkan eksistensi mereka kala mereka ga terdengar kabarnya kala itu.
( Notes By Jennifer Angel )

- Download -


.:: TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG ::.

Jasad - Annihilate the Enemy 2005


Jasad - Annihilate the Enemy 2005



Band Name - Jasad
Album Title - Annihilate the Enemy
Release Year - 2001
Release Labels - Sevared Records
Genre - Brutal Death Metal
Band From - Bandung
Bit Rate - 128 Kbps VBR
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover - Front - Back Cover
Uploaded By * Jennifer Angel
Website

- Track Song -

01 Raking The Weak
02 Dismember Pleasing
03 Binasakan Benih Bidadari
04 Getih Jang Getih
05 Annihilate The Enemy
06 FFF
07 Jemput Ajal, Cari Mati
08 Pathetic Unidentified Obsession
09 Rotten Body Fluids
10 Bless My Wrath

Catatan kecil
Sempet menggilai Materi Album Sebelumnya, so jangan harap banyak kalo Jasad bakalan setia dengan Konsep awal, coz dialbum ini Jasad malah Menjadi lebih Hyperblasting dengan Temperamen Guttural Concept ala band2 Guttural Texas gaya Devourment, Insidious Decrepancy Hingga Putrid Pile Mungkin, Penuh dengan hentakan Hypersnare serta Twin pedal yang Powerfully, mungkin ini dimaksudkan untuk mengimbangi karakter Vocalis yang lebih cenderung Low Deep Guttural, en sapa sangka aja kalo Konsep ini malah banyak diikuti band2 bandung Death Metal generasi Penerusnya.
( Notes By Jennifer Angel )

- Download -

.:: TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG ::.

Jasad - Promo Demo 2010

 Jasad - Promo Demo 2010



Band Name - Jasad
Album Title - Promo Demo 2010
Release Year - 2010
Release Labels - Sevared Records
Genre - Brutal Death Metal
Band From - Bandung
Bit Rate - 320kbps
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover Incl. - Front Cover
Uploaded By Pasukan Mati
Website

- Track Song -

01 Precious Moment To Die.
02 Rebirth Ov Jatisunda.

Catatan Kecil
BUY THIS CD NEXT !!!

- Download -
.:: TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG ::.

Tragedy Kereta Jenazah - Phyrgiant Minor Harmonic ' Ep 2011


Tragedy Kereta Jenazah - Phyrgiant Minor Harmonic ' Ep 2011



Band Name - Tragedy Kereta Jenazah
Album Title - Phyrgiant Minor Harmonic ' Ep
Release Year - 2011
Release Labels - Self Released
Genre - Brutal Death Metal
Band From - Blitar, Jatim
Bit Rate - 128 kbps
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover Incl. - Front Cover
Uploaded By Jennifer Angel
Website

- Track Song -

01 Intro ( Land Bullet Arpheggios )
02 Abolishment Origin Communist
03 Back to the womb
04 Diminished hatred and beyond the war
05 Phyrgiant Minor Harmonic

Catatan Kecil
BUY THIS CD NOW !!!

- Download -
.:: TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG ::.

Total Tragedy - Heaven 2002

Total Tragedy - Heaven 2002



Band Name - Total Tragedy
Album Title - Heaven
Release Year - 2002
Release Labels - SonnenGott Music
Genre - Gothic/Black Metal
Band From - Sidoarjo, Jatim
Bit Rate - 128 Kbps VBR
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover Incl. Front Cover
Uploaded By Jennifer Angel
Website

- Track Song -

01 Maria
02 Beloved
03 Hilang
04 Heaven
05 Maria ( Edit version )
06 Kelam
07 Tenggelam Ditelan Duka
08 Hampa Kumenanti

Catatan Kecil
Album kedua ini cuman memamerkan 4 Buah lagu baru aja, en sebagian materinya dialbum dari album sebelumnya. sebuah pendewasaan dari materi sebelumnya cukup bikin nuansa yang segar aja buat penggemar Gothic Metal asal Kota Lumpur Lapindo Sidoarjo. masih memainkan elemen Gothic dengan sentuhan Nuansa Black Metal pada Atmosfir-nya. lumayan Buat jadi temen tidur nich.
( Notes By Jennifer Angel )

- Download -


.:: TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG ::.

Noxa - Noxa 2002


Noxa - Noxa 2002



Band Name - Noxa
Album Title - Noxa
Release Year - 2002
Release Labels - Self Released
Genre - Grindcore
Band From - Jakarta
Bit Rate - 128 Kbps VBR
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover Incl. Front Cover
Uploaded By Jennifer Angel
Website

- Track Song -

01 Shitty people
02 Mr.re-use
03 Even , level, equal
04 Almighty
05 Lies
07 Close minded
08 Blind faith
09 Wake and stand up
10 Pretty face and rotten soul
11 The last day
12 Let´s go
13 Ajeng
14 Slave sucks
15 Wheel
16 Hatred
17 Against humanity
18 Menanti ajal

Info Band
Mendengar musik ini memang dapat memekakkan dan merobek gendang telinga kita karena kebisingan sound yang dikeluarkan dari cepatnya tempo ketukan drum, bass dan sound guitar penuh distorsi yang dimainkan dengan powerfull diikuti oleh emosi vokal scream dan growl yang sangat extreme dan kejam. Tetapi itulah musik Grindcore yang telah hadir dan menembus persaingan industri musik didunia selama kira2 lebih dari 20 tahunan belakangan ini hingga sekarang.

Berawal dari era tahun 80an dimana para pendengar heavy metal, trash metal, death metal dan punk mencoba menggabungkan menjadi satu aliran baru yang akhirnya terbentuklah band2 grindcore.

Band2 seperti Napalm Death asal Inggris, Repulsion asal Amerika telah melahirkan aliran musik baru yang banyak terinfluence dari band2 seperti Discharge (punk d-beat style), Celtic Frost (symphonic-gothic metal), Voivod (thrash-progressive metal), Crucifix (hardcore punk), Venom (heavy metal/first wave of black metal), Slayer (thrash metal), GBH (punk).

Napalm Death

Sebelumnya band ini bernama Civil Defence terbentuk tahun 1982 di Birmingham Inggris. Mereka mengembangkan aliran musik jenis baru dengan bahan heavy metal, punk. Dimotori Nicholas (Nic) Bullen (vokal), Justin Broadrick (gitar), Miles Ratledge (drum), dan Finbar Quinn (bas). Kemudian Miles diganti oleh Mick Harris, mereka merilis album pertama Scum (1987) Napalm Death yang sampai hari ini dan berbagai pendapat banyak yang mengatakan bahwa dari lahirnya album inilah pertama kali adanya jenis musik grindcore. Ada yang berpendapat bahwa karena drummer Napalm Death, Mick Harris dengan pukulan drum yang ia mainkan sangat cepat dan menghasilkan sound seperti senapan mesin yang ditembakkan sehingga menghasilkan suara seperti sedang menggrinda orang yang mendengarnya maka istilah Grindcore itu tercipta.

Repulsion

Band extreme metal ini asal Flint, MI. Awalnya Matt Olivo dan Scott Carlson membentuk band Tempter tahun 1984, mereka biasa memainkan heavy metal dan punk band, seperti Iron Maiden dan GBH. Repulsion : Scott Carlson-bass dan vocal, Aaron Freeman-guitar, dan Dave Grave-drum influences mereka adalah Venom, Hellhammer, Slayer, Slaughter (Canada), dan Discharge. Band ini telah memperkenalkan jenis music extreme baru dari scene metal underground. Dengan kombinasi dari Hardcore punk dan metal menggunakan pukulan drum blast beat yang tak putus2, dengan sambaran guitar seperti petir, sound bass yang terdengar seperti bulldozer yang hendak meratakan tanah dan vocal yang extreme dan dikemas menjadi aransemen yang sangat menarik dengan durasi yang sangat cepat. Tetapi demo2 mereka selalu ditolak oleh perusahaan2 record label di masa itu dengan alasan lagu2 mereka terlalu extreme dan ngga ngejual. Setelah melewati berbagai panggung, radio, majalah, dan tur akhirnya mereka mendapat kabar baik dari Bill Steer & Jeff Walker dari UK (Carcass) yag memutuskan untuk merilis demo mereka untuk di remix dan di re titled menjadi album “Horrified”. Band ini juga termasuk pelopor band aliran Grindcore.

Pada masa itu band2 beraliran grindcore itu sendiri mempunyai karakter sound seperti death metal dan crust punk yang dikemas dan dimainkan dengan tempo yand sangat cepat dan padat. Penggabungan ini juga diambil dari style thrash metal, punk dan hardcore yang memiliki ciri vocal scream growl dan dimainkan dengan durasi yang sangat pendek dengan lirik yang banyak berisi tentang protes sosial dan politik.

Musik Grindcore ini memiliki kebebasan yang lebih luas dibandingkan dengan musik metal lainnya seperti thrash metal, death metal, heavy metal yang kebanyakan band dari aliran musik tersebut mempunyai batasan2 dan aturan pada patron dan lirik serta teknik permainannya. Teknik permainan aliran musik Grindcore berbeda dengan aliran jenis musik2 itu, bila disimak dari dari segi drum yang dimainkan mereka menggunakan ketukan yang sangat cepat dengan menggunankan teknik Blast beat dan d-beat dimana banyak sekali band2 Grind Europe yang memakai teknik ketukan ini, untuk guitar dengan tuning yang low dan sound distorsi yang kasar serta banyak mamakai teknik permainan dari penggabungan aliran musik Punk denqan Death Metal, cara ini membuat guitaris dan bassis band grindcore sangat leluasa untuk mengekspresikan emosi yang dikeluarkan saat memainkannya sehingga kita dapat memiliki style hardcore punk tetapi dengan kualitas sound metal yang tebal pada saat perform. Untuk vokalis mereka juga sangat leluasa dalam membuat lirik tetapi kebanyakan biasanya tema yang mereka buat berisi protes social dan politik, juga ejekan dan hujatan terhadap hal2 yang dibenci dan tanpa aturan yang dikumandangkan secara bebas.

Paling yang jadi masalah biasanya bila kita adalah termasuk termasuk player di band Grindcore setelah memainkan lagu2 aliran ini untuk drummer bassis dan guitaris hasilnya badan kaki pada pegel, tangan pada kejang, buat vokalis leher dan tenggorokan berasa pedes kering kepala pusing, dah gitu pendengarnya juga jarang lagi apalagi dari anak cewek yang denger, haha.

Sebaiknya untuk bermusik di aliran ini dibutuhkan stamina dan power yang baik dan diperlukan latihan yang rutin dengan frekuensi sedikit dibanyakkin sampe kita bisa dapetin soul permainan dan nikmatnya main musik Grindcore ini, jadi kepuasan yang kita dapat benar2 bisa kita rasain sampe ke ujung pantat dan itu yang gue rasain kalo lagi main sama NOXA. Hehe. Kalo ngga percaya lo boleh Tanya sama player band2 Grindcore lain, rata2 mereka pasti akan jawab seperti yang gue sampein disini. Gue sendiri pernah tanya secara pribadi sama Mika (guitaris Rotten Sound) band Grindcore rilisan Relapse Records asal Findland, gue nanya dia gimana rasanya main grindcore? Di bilang dia bisa berekspresi dengan bebas dan berasa sangat puas walaupun harus dengan stamina dan power yang baik untuk memainkannya dan dia bisa sangat menghayati dan nikmatin main Grindcore. Nah jawabannya hampir sama kan?

Aliran musik ini dapat lebih bebas mengekspresikan lirik kegilaan, kesenangan, kepedihan dan kebencian. Musik Grindcore ini juga dapat memberi kepuasan dan memenuhi emosi pendengarnya walaupun rata2 musik ini hanya berdurasi pendek sekitar 1 atau 2 menit. Player band2 Grindcore biasanya sebelum ngeband grindcore mereka adalah player dari band metal atau band punk, paling tidak biasanya mereka pernah ngeband di jalur itu atau mereka penikmat music beraliran metal dan punk. Jadi aliran musik Grindcore ini sangat mudah diterima dan digemari oleh peminat2 musik metal maupun punk.

Pada Era tahun 90an hingga sekarang musik ini terus eksis. Band2 Grindcore selalu di gemari di daratan Eropa, Amerika dan Asia. Terbentuknya band2 Grindcore seperti Nasum asal Swedia yang dimotori oleh Mieszko Talarczyk guitar/vocal (R.I.P) dan Anders Jacobson drummer memberikan warna baru yang membuat penyegaran bagi para musisi band Grindcore dan pendengarnya. Nasum memainkan Grindcore dengan sound guitar yang di tune sangat low, sound bass yang berdistorsi tebal dan ketukan drum dengan style D-beat dengan tempo yang cepat dan berkecepatan sangat tinggi, serta vocal yang betul2 extreme, cepat dan tajam bikin yang dengerin lagu2 Nasum ini seperti kepala kita itu lagi dijedotin ke aspal. Sayangnya guitarist yang juga vocalist dari band ini Mieszko Talarczyk sudah almarhum karena tertimpa musibah Tsunami di Thailand pada akhir tahun 2006, band ini pun bubar dan mereka telah merilis sebanyak 5 album. Tetapi ex drummer band ini pun membuat band Grindcore baru yaitu Coldworker yang dirilis oleh Relapse record lewat album The Contaminated Void.

Band2 Grindcore saat ini banyak di kita temukan di negara2 Europe dan Amerika. Seperti Regurgitate, Birdflesh, Gadget, Coldworker, asal Swedia Rotten Sound asal Findland, Fuct The Facts asal Canada, Ingrowing, Grid, Phobia asal Czech Republic, Retaliation asal Italy, BlockHead asal France, Terrorizer, Pig Destroyer, Misery Index asal asal Amerika, dll kini mereka masih terus meramaikan aliran musik Grindcore dan selalu ditemukan di setiap acara2 Festival Metal hingga saat ini.

Aliran musik Grindcore sendiri telah terjadi perkembangan2 seperti aliran goregrind, aliran ini lebih memilih tema kearah pembunuhan, pembantaian, mutilasi, dan sejenisnya. Aliran grindcore itu sendiri sebenarnya sangat jarang ditemukan tambahan melodi guitar pada setiap lagunya, paling2 dari sekian album yang pernah dirilis oleh sebuah band grindcore hanya ditemukan 1 atau 2 lagu yang diisi dengan melodi guitar, sementara berbeda dengan Goregrind teknik permainan guitar mereka hampir setiap lagu disisi dengan melodi guitar tetapi permainan rhythm guitar mereka tetap dijalur punk. Goregrind sendiri banyak terinfluence dari aliran musik punk dan death metal. Contoh Band goregrind adalah Exhumed (San Jose), General Surgery (Sweden).

Di Indonesia berkembangnya musik Grindcore ini bermula pada awal 90an hingga akhir era tahun 90an dimana komunitas anak2 underground yang ada pada masa itu terinfluence oleh musik dari band2 seperti Napalm Death, Terrorizer, Nasum, Lock Up, Brujeria, Phobia, dll maka terbentuklah band2 Grindcore pada masa itu seperti di Jakarta Noxa, Grausig, Dead Vertical, Tengkorak di Surabaya Slowdeath di Malang Bangkai, dll. Sampai saat ini band2 Grindcore Indonesia masih tetap eksis dan teteap ikut mewarnai aliran musik Metal di Indonesia.

Demikian sekilas tentang Grindcore, jadi buat para pemain band yang ingin terjun untuk memainkan aliran ini jangan ragu2 untuk maju. Keep Grinding..
( Notes By Ade Noxa )

- Download -
.:: TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG ::.

Noxa - Grind Viruses 2006


Noxa - Grind Viruses 2006



Band Name - Noxa
Album Title - Grind Viruses
Release Year - 2006
Release Labels - Self Released
Genre - Grindcore
Band From - Jakarta
Bit Rate - 128 Kbps VBR
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover Incl. Front Cover
Uploaded By Jennifer Angel
Website

- Track Song -

01 Hancur
02 In My Desperate Hours
03 Sick & Tired
04 Brutality Murder
05 Sinetron Sucks
06 Keharuran Moral
07 Bunglon
08 Dying Inside Out
09 Grind Viruses
10 Starvation
11 Mutilated Soul
12 i'm My Enemy
13 Lembata ( Starving to Die )
14 Make It Real
15 Money
16 Hilang
17 Crazy World
18 Hate Inside Me
19 Suicide is Not Solution
20 Didintigrasi Bangsa
21 Die
22 In My Dreams
23 The Sinner
24 Corruption Infected
25 Superficial People
26 What Side You On?
27 In Mourning
28 Never Too Late
29 Catastrophe
30 Expect Unexpected
31 Poligami

Info Band
Mendengar musik ini memang dapat memekakkan dan merobek gendang telinga kita karena kebisingan sound yang dikeluarkan dari cepatnya tempo ketukan drum, bass dan sound guitar penuh distorsi yang dimainkan dengan powerfull diikuti oleh emosi vokal scream dan growl yang sangat extreme dan kejam. Tetapi itulah musik Grindcore yang telah hadir dan menembus persaingan industri musik didunia selama kira2 lebih dari 20 tahunan belakangan ini hingga sekarang.

Berawal dari era tahun 80an dimana para pendengar heavy metal, trash metal, death metal dan punk mencoba menggabungkan menjadi satu aliran baru yang akhirnya terbentuklah band2 grindcore.

Band2 seperti Napalm Death asal Inggris, Repulsion asal Amerika telah melahirkan aliran musik baru yang banyak terinfluence dari band2 seperti Discharge (punk d-beat style), Celtic Frost (symphonic-gothic metal), Voivod (thrash-progressive metal), Crucifix (hardcore punk), Venom (heavy metal/first wave of black metal), Slayer (thrash metal), GBH (punk).

Napalm Death

Sebelumnya band ini bernama Civil Defence terbentuk tahun 1982 di Birmingham Inggris. Mereka mengembangkan aliran musik jenis baru dengan bahan heavy metal, punk. Dimotori Nicholas (Nic) Bullen (vokal), Justin Broadrick (gitar), Miles Ratledge (drum), dan Finbar Quinn (bas). Kemudian Miles diganti oleh Mick Harris, mereka merilis album pertama Scum (1987) Napalm Death yang sampai hari ini dan berbagai pendapat banyak yang mengatakan bahwa dari lahirnya album inilah pertama kali adanya jenis musik grindcore. Ada yang berpendapat bahwa karena drummer Napalm Death, Mick Harris dengan pukulan drum yang ia mainkan sangat cepat dan menghasilkan sound seperti senapan mesin yang ditembakkan sehingga menghasilkan suara seperti sedang menggrinda orang yang mendengarnya maka istilah Grindcore itu tercipta.

Repulsion

Band extreme metal ini asal Flint, MI. Awalnya Matt Olivo dan Scott Carlson membentuk band Tempter tahun 1984, mereka biasa memainkan heavy metal dan punk band, seperti Iron Maiden dan GBH. Repulsion : Scott Carlson-bass dan vocal, Aaron Freeman-guitar, dan Dave Grave-drum influences mereka adalah Venom, Hellhammer, Slayer, Slaughter (Canada), dan Discharge. Band ini telah memperkenalkan jenis music extreme baru dari scene metal underground. Dengan kombinasi dari Hardcore punk dan metal menggunakan pukulan drum blast beat yang tak putus2, dengan sambaran guitar seperti petir, sound bass yang terdengar seperti bulldozer yang hendak meratakan tanah dan vocal yang extreme dan dikemas menjadi aransemen yang sangat menarik dengan durasi yang sangat cepat. Tetapi demo2 mereka selalu ditolak oleh perusahaan2 record label di masa itu dengan alasan lagu2 mereka terlalu extreme dan ngga ngejual. Setelah melewati berbagai panggung, radio, majalah, dan tur akhirnya mereka mendapat kabar baik dari Bill Steer & Jeff Walker dari UK (Carcass) yag memutuskan untuk merilis demo mereka untuk di remix dan di re titled menjadi album “Horrified”. Band ini juga termasuk pelopor band aliran Grindcore.

Pada masa itu band2 beraliran grindcore itu sendiri mempunyai karakter sound seperti death metal dan crust punk yang dikemas dan dimainkan dengan tempo yand sangat cepat dan padat. Penggabungan ini juga diambil dari style thrash metal, punk dan hardcore yang memiliki ciri vocal scream growl dan dimainkan dengan durasi yang sangat pendek dengan lirik yang banyak berisi tentang protes sosial dan politik.

Musik Grindcore ini memiliki kebebasan yang lebih luas dibandingkan dengan musik metal lainnya seperti thrash metal, death metal, heavy metal yang kebanyakan band dari aliran musik tersebut mempunyai batasan2 dan aturan pada patron dan lirik serta teknik permainannya. Teknik permainan aliran musik Grindcore berbeda dengan aliran jenis musik2 itu, bila disimak dari dari segi drum yang dimainkan mereka menggunakan ketukan yang sangat cepat dengan menggunankan teknik Blast beat dan d-beat dimana banyak sekali band2 Grind Europe yang memakai teknik ketukan ini, untuk guitar dengan tuning yang low dan sound distorsi yang kasar serta banyak mamakai teknik permainan dari penggabungan aliran musik Punk denqan Death Metal, cara ini membuat guitaris dan bassis band grindcore sangat leluasa untuk mengekspresikan emosi yang dikeluarkan saat memainkannya sehingga kita dapat memiliki style hardcore punk tetapi dengan kualitas sound metal yang tebal pada saat perform. Untuk vokalis mereka juga sangat leluasa dalam membuat lirik tetapi kebanyakan biasanya tema yang mereka buat berisi protes social dan politik, juga ejekan dan hujatan terhadap hal2 yang dibenci dan tanpa aturan yang dikumandangkan secara bebas.

Paling yang jadi masalah biasanya bila kita adalah termasuk termasuk player di band Grindcore setelah memainkan lagu2 aliran ini untuk drummer bassis dan guitaris hasilnya badan kaki pada pegel, tangan pada kejang, buat vokalis leher dan tenggorokan berasa pedes kering kepala pusing, dah gitu pendengarnya juga jarang lagi apalagi dari anak cewek yang denger, haha.

Sebaiknya untuk bermusik di aliran ini dibutuhkan stamina dan power yang baik dan diperlukan latihan yang rutin dengan frekuensi sedikit dibanyakkin sampe kita bisa dapetin soul permainan dan nikmatnya main musik Grindcore ini, jadi kepuasan yang kita dapat benar2 bisa kita rasain sampe ke ujung pantat dan itu yang gue rasain kalo lagi main sama NOXA. Hehe. Kalo ngga percaya lo boleh Tanya sama player band2 Grindcore lain, rata2 mereka pasti akan jawab seperti yang gue sampein disini. Gue sendiri pernah tanya secara pribadi sama Mika (guitaris Rotten Sound) band Grindcore rilisan Relapse Records asal Findland, gue nanya dia gimana rasanya main grindcore? Di bilang dia bisa berekspresi dengan bebas dan berasa sangat puas walaupun harus dengan stamina dan power yang baik untuk memainkannya dan dia bisa sangat menghayati dan nikmatin main Grindcore. Nah jawabannya hampir sama kan?

Aliran musik ini dapat lebih bebas mengekspresikan lirik kegilaan, kesenangan, kepedihan dan kebencian. Musik Grindcore ini juga dapat memberi kepuasan dan memenuhi emosi pendengarnya walaupun rata2 musik ini hanya berdurasi pendek sekitar 1 atau 2 menit. Player band2 Grindcore biasanya sebelum ngeband grindcore mereka adalah player dari band metal atau band punk, paling tidak biasanya mereka pernah ngeband di jalur itu atau mereka penikmat music beraliran metal dan punk. Jadi aliran musik Grindcore ini sangat mudah diterima dan digemari oleh peminat2 musik metal maupun punk.

Pada Era tahun 90an hingga sekarang musik ini terus eksis. Band2 Grindcore selalu di gemari di daratan Eropa, Amerika dan Asia. Terbentuknya band2 Grindcore seperti Nasum asal Swedia yang dimotori oleh Mieszko Talarczyk guitar/vocal (R.I.P) dan Anders Jacobson drummer memberikan warna baru yang membuat penyegaran bagi para musisi band Grindcore dan pendengarnya. Nasum memainkan Grindcore dengan sound guitar yang di tune sangat low, sound bass yang berdistorsi tebal dan ketukan drum dengan style D-beat dengan tempo yang cepat dan berkecepatan sangat tinggi, serta vocal yang betul2 extreme, cepat dan tajam bikin yang dengerin lagu2 Nasum ini seperti kepala kita itu lagi dijedotin ke aspal. Sayangnya guitarist yang juga vocalist dari band ini Mieszko Talarczyk sudah almarhum karena tertimpa musibah Tsunami di Thailand pada akhir tahun 2006, band ini pun bubar dan mereka telah merilis sebanyak 5 album. Tetapi ex drummer band ini pun membuat band Grindcore baru yaitu Coldworker yang dirilis oleh Relapse record lewat album The Contaminated Void.

Band2 Grindcore saat ini banyak di kita temukan di negara2 Europe dan Amerika. Seperti Regurgitate, Birdflesh, Gadget, Coldworker, asal Swedia Rotten Sound asal Findland, Fuct The Facts asal Canada, Ingrowing, Grid, Phobia asal Czech Republic, Retaliation asal Italy, BlockHead asal France, Terrorizer, Pig Destroyer, Misery Index asal asal Amerika, dll kini mereka masih terus meramaikan aliran musik Grindcore dan selalu ditemukan di setiap acara2 Festival Metal hingga saat ini.

Aliran musik Grindcore sendiri telah terjadi perkembangan2 seperti aliran goregrind, aliran ini lebih memilih tema kearah pembunuhan, pembantaian, mutilasi, dan sejenisnya. Aliran grindcore itu sendiri sebenarnya sangat jarang ditemukan tambahan melodi guitar pada setiap lagunya, paling2 dari sekian album yang pernah dirilis oleh sebuah band grindcore hanya ditemukan 1 atau 2 lagu yang diisi dengan melodi guitar, sementara berbeda dengan Goregrind teknik permainan guitar mereka hampir setiap lagu disisi dengan melodi guitar tetapi permainan rhythm guitar mereka tetap dijalur punk. Goregrind sendiri banyak terinfluence dari aliran musik punk dan death metal. Contoh Band goregrind adalah Exhumed (San Jose), General Surgery (Sweden).

Di Indonesia berkembangnya musik Grindcore ini bermula pada awal 90an hingga akhir era tahun 90an dimana komunitas anak2 underground yang ada pada masa itu terinfluence oleh musik dari band2 seperti Napalm Death, Terrorizer, Nasum, Lock Up, Brujeria, Phobia, dll maka terbentuklah band2 Grindcore pada masa itu seperti di Jakarta Noxa, Grausig, Dead Vertical, Tengkorak di Surabaya Slowdeath di Malang Bangkai, dll. Sampai saat ini band2 Grindcore Indonesia masih tetap eksis dan teteap ikut mewarnai aliran musik Metal di Indonesia.

Demikian sekilas tentang Grindcore, jadi buat para pemain band yang ingin terjun untuk memainkan aliran ini jangan ragu2 untuk maju. Keep Grinding..
( Notes By Ade Noxa )

- Download -.:: TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG ::.

Jihad - Strategi Setan 200

Jihad - Strategi Setan 200




Band Name - Jihad
Album Title - Strategi Setan
Release Year - 2005
Release Labels - Recluse Records
Genre - Brutal Death Metal
Band From - Bandung
Bit Rate - 128 Kbps VBR
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover Incl. Front Cover
Uploaded By Jennifer Angel
Website

- Track Song -

01 Intro
02 Strategi Setan
03 Ideologi Iblis
04 Propaganda Mata Satu
05 Segitigabermuda
06 Hawa Adalah Simbol Dajjal
07 Kuasa Kaum Kafir
08 Siksa Kubur
09 Penjara Pusaran Neraka
10 Tuhan Telah Mati

Catatan Kecil
Well Banyak pengamat Bilang, materi ke-2 band yang sebelumnya Merilis album pertama Bertajuk " Besok Kiamat ", sementara Materi ini lebih diklaim Total sebagai Copycat band sekampungnya, Forgotten, gimana ga kalo Konsep, sound serta Aransemen album ke-2 ini emang mengarah Banget ke Karakter yang dibawa Forgotten, cuman yang Menjadikan Perbedaan Cuman dimasalah Konten Lirik aja, Forgotten yang penuh dengan Penghujatan, Jihad justru sebaliknya, Ibaratnya, Forgotten yang Memiliki " Aliran Putih " dalam Konten Lagunya. sementara gaya Vocalis Kancil Persis Banget dengan Karakter Vokal Ady Gembel bangetzz !!! sehingga Jihad juga membawakan Ulang lagi nomor Fenomenal Forgotten " Tuhan Telah Mati " yang Persis banget !, sehingga kalo mengkomentarinya akan stereotype dengan Keberadaan Forgotten sendiri, Piye sich ?? Jihad = Forgotten, deh untuk Konsep Materi ini ( ??? )
( Notes By Jennifer Angel )

- Download -

sumber : http://metalheadindonesia.blogspot.com

.:: TERIMAKASIH TELAH BERKUNJUNG ::.

Siksa Kubur - Back to Vengeance 2002

 Siksa Kubur - Back to Vengeance 2002




Band Name - Siksa Kubur
Album Title - Back to Vengeance
Release Year - 2002
Release Labels - Rottrevore Records
Genre - Brutal Death Metal
Band From - Jakarta
Bit Rate - 128 Kbps VBR
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover Incl. Front Cover
Uploaded By Jennifer Angel
Website

- Track Song -

01 Invocation of Hate ( Intro )
02 Treacherous Treatment
03 Diam Tertikam
04 The Venomous Side
05 Hasrat Bunuh Diri
06 My First Victim
07 Eksekusi Mati
08 Addicted to Human Pieces
09 Horrifying Demise ( Part II )
10 Return To Kill
11 Revengeful Hatred

Catatan Kecil
Selang hanya 1 tahun Band ini Kembali Merilis Materi baru dengan Konsep yang lebih Matang dari sebelumnya, sebuah Pendewasaan Karakter Bermain mereka yang Semakin Mengerikan. Komposisi Music serta Beat-nya seperti Menjadi Naik 2 Ketukan aja kesannya. dengan Lirik2 Sarkatis cukup bisa menggambarkan Emosional Jiwa yang pas banget dengan karakter Vocalis yang udah Mulai Berubah Emosional Hardcore semata mata biar lebih terdengar jelas Lirik lagu yang mereka Nyanyikan dibandingkan dengan sebelumnya yang Low Guttural Growl. apalagi permainan Drummer Andyan Gorust makin Matang en Liar aja. album ini sekaligus menjadi album terakhir buat Gitarisnya. en Album ini akhirnya juga dirilis ulang dalam format CD oleh Label Luar seperti From Beyond Records dengan ditambah Materi album " The Carnage " Yup 2 menjadi 1 !!
( Notes By Jennifer Angel )

- Download -

sumber : http://metalheadindonesia.blogspot.com

.:: JANGAN LUPA KOMENTAR & SARANNYA ::.

Siksa Kubur - Podium 2007

Siksa Kubur - Podium 2007




Band Name - Siksa Kubur
Album Title - Podium
Release Year - 2007
Release Labels - Rottrevore Records
Genre - Brutal Death Metal
Band From - Jakarta
Bit Rate - 128 Kbps VBR
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover Incl. Front Cover
Uploaded By Jennifer Angel
Website

- Track Song -

01 Intro / Metafora
02 Pesta Para Pecundang
03 Definisikan Suci
04 Selera Neraka
05Serigala Tanpa Naluri
06 Agenda Bencana
07 Konspirasi Hitam
08 Agama Tameng Perang
09 Dosa ( Hukuman Tanpa Rasa ) / Outro
10 Fucking Hostile ( Pantera cover )

Catatan Kecil
jeda Album Rilis yang Terasa lama jika dibanding sebelumnya, namun inilah sebuah album perpisahan buat Drummer Powerfully sekaligus Konseptor en Frontman SK yang memutuskan untuk Cabut pasca album ini dilepas. sebuah album yang masih menyimpan Keganasan Seorang Gorust dengan beat2 yang Kenceng banget !!!, malah album ini bisa jadi menjadi album yang paling Ngebut buat SK. apakah ini seperti sebuah " Tenaga Penghabisan " buat Gorust untuk Dituangkan dalam Tubuh SK ?? yang pasti album ini juga menjadi awal keretakan Formasi SK, yang terhitung saat ini cuman menyisakan Member Orisinil dari Vocalis Japra. akankah Personil2 terbaru bakalan Mampu menghidupkan kembali Kejayaan SK seperti Era album " Eye Cry " ?? yup kita tunggu aja Album terbarunya nanti yang bakalan memiliki Titel " Tentara Merah Darah " dilepas tahun 2010 ini.
( Notes By Jennifer Angel )

- Download -



sumber : http://metalheadindonesia.blogspot.com

.:: JANGAN LUPA KOMENTAR & SARANNYA ::.

Siksakubur - Tentara Merah Darah 2010

 Siksakubur - Tentara Merah Darah 2010




Band Name - Siksakubur
Album Title - Tentara Merah Darah
Release Year - 2010
Release Labels - Fast Youth Records
Genre - Fast Brutal Death Metal
Band From - Jakarta
Bit Rate - 386 Kbps !!!!
Source Audio Quality - CD Ripping
Artwork Cover Incl. Front Cover
Uploaded By Jennifer Angel
Website

- Track Song -

01 Darah Terpilih
02 Anak Lelaki Dan Serigala
03 Menanduk Melawan Tanduk
04 Neraka Setara Mata
05 Tentara Merah Darah
06 Kata Sebagai Senjata
07 Laskar Pelayan Kegelapan
08 Sayatan Kedua
09 Dewa Yang Terluka
10 Pusara Bala Tentara
11 Memoar Sang Pengobar

Catatan Kecil
Wueeeedaaaaaaannnnn !!!!!!!!!!!!! ... itu adalah Kata kata Pertama yang Keluar dari Mulut gw saat pertama kali play lagu2 dialbum Baru SK ini, en ternyata Spekulasi Negatif gw ga terbukti dialbum ini pasca keluarnya Frontman Drummer Andyan Gorust SK bakalan ga Memiliki Taring. Kendati Formasi banyak berubah Total dengan cuman menyisakan 1 Orisinal Member dari Vocalis Japra yang harus terus beradaptasi dengan member baru. karena Posisi Vital telah berubah sempet buat gw berkecil hati band ini bakalan eksis dengan Konsep Musik yang diusung dialbum2 sebelumnya. walo Konsep kali ini telah Berubah Lumayan Drastis, namun secara ga Langsung SK coba tawarkan Konsep baru untuk scene Tanah Air. sebelumnya SK kita kenal dengan perpaduan bermain cerdas ala Visceral Bleeding, Spawn Of Possession Hingga Band2 technical Daratan Eropa, rupanya sudah " hampir " tidak kita temukan dialbum baru ini. Album yang Konon khabarnya dari Film 300, tentang kisah perlawanan tentara Sparta melawan bangsa Persia menjadikan album " Tentara Merah Darah " lebih terasa Nuansa " Barbaric " yang Ultra Kejam-nya !! so Boleh gw Bilang Banget, Aroma Vader, Hate Eternal Hingga Behemoth amat terasa sekali di Album ini, asli Dasyat dengan Intensitas mematikan !!!! terus terang gw sangat terkaget kaget dengan Konsep SK dialbum ini. dimulai dengan Intro " Darah Terpilih " Cukup Menggambarkan suasana Rantaian tragedi dari sebuah kisah kekejaman para tentara yang berjuang dan Mati dalam medan perang !!! setelah itu Masuk Nomor " Anak Lelaki Dan Serigala " Kuping Gw Langsung tersiksa dengan Gempuran mematikan Blastbeat dasyat Drummer Prama yang rasanya tepat dipilih oleh member SK untuk Menggantikan Posisi Vital Andyan Gorust. rupanya pengalaman Prama diband sebelumnya sangat diperhitungkan sebelum akhirnya SK mencomotnya sebagai Drummer Baru SK. en jangan Harap banyak kalo SK bakalan Memainkan skill2 Cantik ala album2 sebelumnya dialbum ini selain Gempuran Mematikan Blastbeat sana sini yang extra Mantap !! Permainan Riff serta Solo2 Andre Kian Cantik Plus Membunuh dengan Aransemen mantabnya. album ini juga banyak melibatkan teriakan2 Vocalis berbagai Genre dari Rince “Gelap”, Reynold “In Memoriam”, Amri “Invictus Hingga Moel “Eternal Madness” Turut menyumbangkan Talentanya, selain itu juga ada dentingan Sitar dari Chaerul Yusuf semakin menciptakan konsep yang tidak biasa dalam album ini melihat secara dari masing-masing sosok sudah menguasai dalam bidangnya. Kebetulan banget gw Fans berat nama Vader Hingga Behemoth, sehingga album ini mendadak Bikin Gw jatuh cinta banget ketimbang album2 sebelumnya selain Album terkiller Mereka sepanjang masa versi gw " Eye Cry " !!! yang Bikin gw sempet Kaget lagi adalah Karakter Vocalis Japra Juga Banyak berubah dialbum ini, mungkin ini adalah Tuntutan Konsep Musik SK secara Nyata, mungkin kalo Japra masih menggunakan Karakter sebelumnya, gw jamin Japra Bakalan ga sanggup mengikuti alur Musik SK yang ga Bisa ditoleransi Kebrutalannya !!! Jelas album ini buat surprise nyata bagi penggemar SK yang sempet juga memiliki anggapan kalo Konsep Nyata SK ( diliat dari album2 sebelumnya ) telah " berpindah " ke band Deadsquad seiring Hijrahnya Andyan disitu,sementara SK kali ini harus terlahir dengan Konsep barunya yang lebih kejam !!! SK sebelumnya Juga Banyak menulis Lirik2 Protes Sosial dalam Bahasa yang Sarkatis, tapi kali ini Udah Beralih ke Tema2 Kolosal & Mitologi tentang Attitute Dewa Peperangan, sebuah Lirik yang Berani Coba SK Tampilkan di album kala Lirik seperti ini Masih belum Terlalu Populer Untuk band2 Death Metal tanah Air angkat selain cuman lirik tentang Kematian, Protes Sosial dalam Bahasa Sarkatis Payah :D, juga tentang Setan, tapi beberapa Pertanyaan timbul dalam benak gw, Dalam Beberapa Artwork CD nya juga banyak sekali ditampilkan beberapa Imej Tentara Romawi ( Gw Jadi banget Ma Side Project band Vocalis Maurizio Iacono-nya Kataklysm di band Ex Deo-nya ) Koq album ini ga Dirilis lagi Oleh Rottrevore Records ?? en SK lebih Bekerjasama dengan label yang Notabene Lebih banyak memiliki Band2 Emo Hingga Indie semacam Fastyouth Records ?? memang secara resmi album ini dirilis oleh Fastyouth Records pada 21 Februari 2010 dimana sebelumnya memang sudah terjadwal pada akhir bulan januari 2010 namun diundur secara tepat pada sasaran. yang Pasti Buat Fans SK, siap2 aja terkejut setengah mati dengan Materi album paling dasyat sepanjang karir SK yang tetep memiliki tempat tersendiri buat fans Hingar Bingar Ultra Blastbeat part disana sini. Aaaarrrggghhhhh .... BUY OR DIE !!!!!!!!!!!!!
( Notes By. Jennifer Angel )

Silahkan Download 1 per 1 ato 1 album Full disini dengan Bitrate 386 Kbps Coy !!!!
- Download Full Album -


.:: JANGAN LUPA KOMENTAR & SARANNYA ::.